Official Blog HMTI ITENAS

Information, News and Opinion For HMTI ITENAS’S Member

Archive for November 28th, 2007

Bahagiakah pasangan yang menikah hanya karena cinta?

Posted by adminhmti on November 28, 2007

Bahagiakah pasangan yang menikah hanya karena cinta?

Barangkali kisah ini bisa menjadi renungan bagi kita, utamanya yang ingin berumah tangga:

Alkisah, seorang pemuda miskin bernama Yogi Prasetyo, berasal dari  Purwokerto, Jawa Tengah.

Keluarganya hanyalah keluarga sederhana,  kalau  tidak bisa disebut miskin. Ayahnya sehari-hari bekerja

sebagai tukang  jahit di desanya.  Karena kegigihannya, Yogi berhasil kuliah di FE UGM walaupun dengan

biaya seadanya. Semasa semester 4 di kampus, Yogi jatuh hati pada  seorang gadis bernama Ayu

Wulaningrum, juga sama-sama kuliah di faculty yang sama.
Ayu adalah putri seorang bupati ternama di daerah Yogyakarta & juga masih keturunan keraton.

Walaupun secara economy mereka jauh berbeda, namun tidak menghalangi keduanya untuk saling mencintai.

Ayah Ayu yang mengetahui putrinya begitu mencintai pemuda dari keturunan biasa, tak mampu mencegah

gelora cinta putrinya.
Maka begitu keduanya telah lulus, pernikahan keduanyapun diselenggarakan dengan megah. Pesta

besar-besaran digelar untuk mengiringi pernikahan putrinya. Ayah Yogi yang tak punya banyak harta, hanya

bisa memberikan bantuan sumbangan pakaian, sprei, sarung bantal, yang semuanya ia buat & ia  jahit sendiri

khusus untuk pernikahan putranya.
Bahagiakah Ayu bersanding dengan Yogi ? Ternyata kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama.

Tibalah saatnya malam pengantin tiba. Mereka berduapun memasuki peraduan dengan bahagia. Namun, ketika

Yogi membuka pakaiannya & tinggal memakai  celana kolor, berteriaklah Ayu dengan keras, sebelum akhirnya

pingsan tak sadarkan diri. Semua penghuni rumah dari kerabat & keluarga Ayu pun berdatangan melihat

kejadian itu.
Yogi masih dalam kebingungan & mencari tahu kenapa istrinya hysterical & pingsan. Dilihatnya

celana kolor yang ia pakai. Aduh, Yogi lupa kalau celana kolor itu jahitan ayahnya, dibuat dari kainbekas

wadah tepung terigu.

Di tengah celana kolor itu masih terpampang jelas tulisan,

BERAT BERSIH25 KG“.

Tentu saja Ayu langsung pingsan melihatnya. Ayu tidak bisa  membayangkan seberapa besar isinya dengan berat segitu.

Bussyeeet serius bener bacanya…

Posted in BREAK | Tagged: , , , | Leave a Comment »